Menabarak Kucing

Kalau Pengendara Motor Menabrak Kucing 


Pada suatu pagi bada subuh ketika saya sedang lari pagi tiba tiba dikejutkan oleh sepeda motor yang terjatuh dan terseret beberapa puluh meter akibat menabrak kucing yang menyebrang jalan raya. Orang tersebut saya tolong sementara kucing itu mati. Saya sarankan pada orang tersebut untuk meneruskan perjalanan karena dia dan motornya rusak tidak bisa jalan. Saya anggap orang itu lebih utama dari kucing yang sudah mati. Sementara orang lain yang juga menyaksikan menyarankan untuk membawa kucing dan menguburkannya dengan layak dan dengan mitos yang sesat. Mana yang lebih utama? 

Waluyo Supriyadi 


Jawaban:

Assalamu 'alaikum Wr. Wb.
Bismillah, Washshaltu Wassalamu 'ala Rasulillah, Waba'du.

Apa yang anda lakukan mulia sekali, yaitu menolong orang yang mengalami musibah. Semoga Allah SWT membalas anda dengan balasan yang berguna di hari akhirat kelak, Amien.

Memang di masyarakat kita berkembang mitos yang tidak jelas dasarnya, yaitu kewajiban orang yang menbarak kucing untuk mengubur jasad kucing. Kalau tidak, maka akan ada nasib sial yang membayanginya.

Dalam pandangan Islam, mengasihi hewan adalah merupakan perintah agama. Menyiksa hewan secara sengaja akan melahirkan dosa di mata Allah. Sebaliknya berubat baik kepada hewan akan mendatangkan pahala. Sebagaimana hadits tentang seorang yang memberi minum anjing kehausan dan masuk surga karena perbuatannya itu.

Dari Abi Hurairah ra dari Rasulullah SAW berabda,"Telah diampuni seorang wanita pezina yang lewat di depan anjing yang menjulurkan lidahnya pada sebuah sumur. Dia berkata, "Anjing ini hamir mati kehausan". Lalu dilepasnya sepatunya lalu diikatnya dengan kerudungnya lalu diberinya minum. Maka diampuni wanita itu karena memberi minum. (HR Bukhari).

Dalam syarah shahih bukhari yaitu kitab Umdatul Qari jilid 15 halaman 277 disebutkan bahwa dia antara faedah hadits ini adalah diterimanya amal seorang pelaku dosa besar asalkan dia seorang muslim. Dan bahwa Allah mungkin saja mengampuni dosa besar dengan amal yang kecil sebagai keutamaan.

Namun kepercayaan sementara kalangan bahwa kalau menabrak kucing harus menguburkannya dan kalau tidak akan celaka, jelas merupakan tahayyul dan kalau hal itu dipercaya, akan mengakibatkan syirik. Sebab kalau kita bandingkan dengan hukum pembunuhan atas nyawa manusia, kita mengenal pembunuhan yang disengaja (qatlul `amd) dan pembunuhan yang tidak disengaja (qatlul Khatha`). Selain itu ada juga pembunuhan yang seperti disengaja (qatlu syibhu 'amd). Pembunuhan nyawa manusia yang tidak disengaja misalnya adalah menabrak orang hingga mati. Dan tidak ada qishash pada kasus itu kecuali membayar diyat (tebusan).

Padahal dalam kasus yang anda tanyakan, yang terbunuh secara tidak sengaja bukan manusia melainkan kucing. Sehingga tidak ada kewajiban qishash, diyat atau apapun. Kecuali bila kucing itu dimiliki oleh seseorang dan dia minta diganti harganya, maka harus diselesaikan sesuai dengan kesepakatan. Sebaliknya, bila kucing itu tidak ada yang punya, maka tidak ada kewajiban apapun kecuali membuang bangkai kucing atau membersihkan jalan itu dari bangkai kucing demi kelancaran lalu lintas. Bangkai kucing itu sendiri tidak wajib dikafani, tidak wajib dimandikan, tidak wajib dimandikan dan juga tidak wajib dishalati. Karena memang tidak ada masyru`iyah untuk semua praktek itu. Lagi pula bila sudah ada yang mengurusnya, maka orang yang terkena musibah itu tidak harus melakukannya sendiri.

Mitos ini berkembang karena masyarakat tidak punya landasan tauhid yang benar. Sehingga dengan mudah terasuki tathayyur yang salah seperti pada kasus kucing ketabrak. Tugas kita menjelaskan hal itu agar masyarakat tidak menjadi bulan-bulanan mitos yang bisa berakibat kepada kemusyrikan. 

Wallahu a'lam bishshawab.
Wassalamu 'alaikum Wr. Wb.

Subscribe to receive free email updates:

9 Responses to "Menabarak Kucing "

  1. suami saya sore ini tidak sengaja melindas anak kucing , niatnya kita mau keluar , lalu tanpa disadari suami , ada anak kucing di bawah motor , dan saat mundurkan motor, tiba2 ada suara kucing terdengar keras lalu lari , saat sy liat ternyata si kucing sudah menggelepar dan tidak lama setelah itu kucing nya mati . krna sudah malam dan tdk punya peralatan untuk menggali , kami putuskan untuk menguburnya besok pagi (inget omongan org kalo kucing mati hrs di kubur)

    sadar kucing mati karena kelalaian suami sy , saya jadi takut . sebab sy sedang hamil , sy takut anak sy (amit-amit) kenapa-kenapa . sy terus memikirkannya sampai saya mengetik ini. hmm... tapi sy tetap berusaha tepis rasa takutnya, semua tergantung ALLAH SWT . meskipun sejujurnya sy cemas ,,,,

    huft mudah2an anak dalam kandungan sy tdk kenapa2 , sebab kan kata org2 , orang tua saat mengandung , harus hati2 dan selalu amit-amit. gitu... biar anaknya gak begini-begitu (amit-amit deh)

    hmm... jadi merasa berdosa -_- :(

    ReplyDelete
  2. banyak sekali kucing liar yang nekad menyebrang tiba2 sehingga terlindas pengendara yg lewat. Tentu saja ini membahayakan pengendara (buat motor( dan pengendara mobil krn jadi kepikiran dan jd tidak konsentrasi kerja). padahal kalau dipikir pikir kita tidak salah krn tidak sengaja. Mau bagaimana lagi krn kucing tiba tiba menyebrang? seharusnya pemerintah memberi perhatian untuk menangkap kucing liar dan membinanya sehingga tidak ada satupun kucing liar berkeliaran lagi. Baru baru ini saya mengalami ini, tentu saja saya sangat takut. kasihan juga dgn kucing itu walaupun itu kesalahan kucing itu sendir namun saya tetap merasa bersalah dan takut. Saya membayar orang untuk menguburkannya dengan pantas dan selayaknya. dengan memberinya kain kafan.
    Terima kasih untuk post Anda yang sudah memberi rasa tenang buat saya.

    Semoga amal Anda dicatat malaikatNya.

    Salam,

    ReplyDelete
  3. Sipp.semoga banyak yang mbaca dan menyadari

    ReplyDelete
  4. Saudara Anonymous : bisa saja saudara memperlakukan kucing tersebut dengan baik untuk menguburkannya dengan mengupah orang, tapi tidak usah pala pakai kain kafan, dan perlakuan saudara sangat bagus itu tandanya kita juga mencintai ciptaan Allah hususnya kucing dalam pembahasan ini.

    ReplyDelete
  5. Saya baru saja menabrak kucing yg melintas tiba2 karena saya dalam kecepatan cukup tinggi saya meninggalkan Kucing itu tanpa tau terluka ataupun mati saya sangat takut dengan mitos yg beredar pakahapakah ada yg pernah mengalami hal seperti saya..? Saya sangat takut :(

    ReplyDelete
  6. Barusan ada kucing tertabrak didepan gang saya,dan orang meninggalkan kucing tsbt bgtu saja, saya merasa iba trhadap kucing tersebut kemudian saya berniat menguburkanya,tapi pas saya mau menguburkan ada orang lewat dan bilang buang saja ke sungai dr pda dikubur disana,bgmna menurut saudara?..... :(

    ReplyDelete
  7. Saya tidak sadar telah menabrak sesuatu ketika sedang di perjalanan tadi, pada awalnya saya tidak tahu itu apa, namun begitu melihat ke kaca spion ternyata seekor kucing. Saya putar balik untuk melihat kondisi kucing itu sambil terus terusan saya mengucapkan Astaghfirullahalazim. Ketika saya datang ada pria yang menolong memindahkannya dari tengah jalan. Ia menggelepar, saya merasa sangat bersalah. Pria itu mengingatkan saya untuk membungkusnya dengan baju dan menyuruh saya untuk segera menguburnya. Saya membungkusnya dengan baju milik anak saya dan segera pulang untuk menguburkannya.

    Terus terang saya juga takut akan terjadi apa apa karena telah menabrak kucing itu. Saya akhirnya memutuskan untuk membatalkan rencana keluar dan tetap berada dirumah setelah menguburkannya.

    Percaya atau tidak dengan mitos yang berkembang di masyarakat kita, tetap saya merasa bersalah. Mudah mudahan tidak terjadi apa apa pada saya dan keluarga saya. Saya percaya apapun yang akan terjadi di masa datang adalah semata mata atas Kehendak Allah dan Rencana Nya. Dan saya percaya hanya kehendak dan rencana Nya sajalah yang terbaik bagi saya dan keluarga.

    Dan semoga pria yang ikut membantu tadi mendapatkan balasan dari Allah atas apa yang telah dilakukannya. Amin

    ReplyDelete
  8. terima kasih atas penjelasanya , saya abi menabrak kucing tidak sengaja pas saya berhenti mau melihat keadaan kucing tersebut kucing tersebut langsung berjalan dengan terpincang2 saya merasa sangat bersalah . yang bisa saya lakukan saat ini hanyalah berdo'a untuk keselamatan kucing tersebut dan kesehatan kucing tersebut mudah2an kucing tersebut tidak kenapa2 . Aamiin

    ReplyDelete
  9. Kucing saya baru saja kemrin malam tertabrak , Dan Allhamdulilah Masih Bernafas , Dia mengalmi Rahang patah , Dan Usus terurai diperutnya , Jika Pun Memang yng menabrak tdak sengaja , Seharusnya Punya Rasa Tanggung jawab , Ini kucing saya Lemah sekali , Dan Kata Dr Kemungkinan Kecil bisa hidup , Kucing sya Warna Putih Besar , Seharusnya Jika Pun Menabrak Pas malAm malam terlihat , Dan Tidak seharusnya Dia Pergi Begtu sja , Sya mendengar kabar itu Dari tetangga , Sya langsung Keluar Dan Menemui sikucing Stlh itu sya Gendong Kerumh , Bju sya berlumuran darah , Dan Langsung sya bawa kedokter , Jika seperti ini masalah nya bagaimana ? sedangkn si pelaku saja tidak ada rasa bersalah sdikit pun apalagi tanggung jawab ��Ini cerita Pribadi saya Tgl 29 September 2018

    ReplyDelete